2019-05-15 | Ngaji Posonan “Merajut Khasanah Islam Nusantara”

Menghadapi Bulan Ramadhan, Pesantren Kaliopak mengadakan Ngaji Posonan sebagaimana pondok pesantren pada umumnya. Uniknya, jika pesantren pada umumnya mengkaji kitab kuning karangan ulama Timur Tengah, Ngaji Posonan ini memilih kitab-kitab ulama nusantara. Tidak ayal jika tema yang dipilih adalah Merajut Khasanah Islam Nusantara.

Kitab-kitab yang dimaksud adalah Khadratusyaikh Hasim Asy’ari, Serat Lokajaya Sunan Kalijaga, Syamsyudin Al Sumatrani, Syaikh Hamzah Fansuri, Syaikh Nurudin Ar Raniri, Syaikh Ahmad Nafis Al Banjari, Syaikh Arsyad Al Banjari, Syaikh Yusuf Al Makassari, Murtabat Tujuh (Undang-undang dasar Kasultanan Buton).

Kajian kitab-kitab tersebut akan disampaikan oleh KH. Mas’ud Masduki, K. M. Jadul Maula, Dr. Moch. Nur Ikhwan, M.A., Irfan Afifi, TG. Hasan Basri, TG. Ahmad Rofiq, Ph.D., Nur Kholik Ridwan, Harun Nur Rosyid, Inyiak Ridwan Mudzir, Dr. Syamsul Ma’arif Anchu, dan Prof. Dr. Marsono, S.U.

Ngaji Posonan ini diselenggarakan dari 15 Mei hingga 25 Mei 2019. Akan tetapi, tidak semua orang bisa mengikutinya. Hal ini dapat dimaklumi karena Ngaji Posonan menuntut komitmen kuat. Oleh karena itu, meski trbuka untuk umum, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk bisa ikut Ngaji Posonan ini.

Syarat yang harus dipenuhi adalah 1) mengisi formulir di link http://bit.ly/yuk_Ngaji; 2) menulis esai dengan tema Islam Nusatara minimal 450 kata; 3) bersedia tinggal di Pondok Pesantren Keliopak selama Ngaji Posonan berlangsung; 4) berkomitmen mengikuti semua rangkaian acara Ngaji Posonan.

Adapun proses pendaftaran dimulai pada tanggal 30 April – 7 Mei 2019. Pendaftar yang lolos akan diumumkan apda 12 Mei 2019.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih mengenai program ini, bisa menghubungi panitia melalui 0895379822734 (Doel), atau 081226353029 (Luqman).

Label: